A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.

Model Pemetaan Sawah dan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan dengan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (Model of Rice Field Mapping and It’s Protection using Remote Sensing and GIS)

Oleh :  Barus, B.1,2, D.R Panuju1,2, K. Munibah2, LS Iman1, B.H. Trisasongko12, N. Widiana1, R. Kusumo2;  1Divisi Sistem Informasi Wilayah, P4W, LPPM, IPB, Jl Raya Pajajaran, Bogor;  2Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Faperta, IPB, Darmaga; Email : bbarus@ipb.a.c.id; Bababarus@yahoo.com.  Disampaikan di Acara Seminar dan Ekspose Hasil Kegiatan dan Penelitian P4W LPPM-IPB dengan tema : Pengembangan Metodologi Penelitian Bidang Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, IPB ICC, Bogor, 11 Desember 2012

Abstrak

Proses perlindungan lahan pertanian pangan saat ini sedang berjalan setelah dikeluarkannya UU No 41 tahun 2009.  Proses pelaksanaan perlindungan diawali dengan identifikasi keadaan aktual lahan pangan, dan di Jawa dominan diarahkan untuk penyelamatan lahan sawah.  Kementrian Pertanian menyediakan peta sawah untuk seluruh lokasi sawah yang hasil interpretasi citra satelit resolusi tinggi dan diberikan ke pemerintah kabupaten/ kota untuk diverifikasi dan dijadikan bahan untuk perlindungan sawah. Dalam peraturan perundangan dijelaskan faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menyelamatkan lahan sawah adalah aspek fisik, infrastruktur, sosial dan ekonomi.  Seluruh data pewakil berbagai faktor tersebut digabungkan untuk mendelineasi lahan potensial dan cadangan lahan pangan untuk selanjutnya diintegrasikan dalam rencana pola pemanfaatan ruang. Tulisan ini menyajikan pengalaman menentukan lahan pertanian pangan sawah yang akan dilindungi di Kabupaten Garut dan Bogor, yang mempunyai karakteristik sosial-ekonomi dan fisik yang berbeda. Penentuan proksi operasional faktor tersebut menghadapi kendala terkait keberadaan data, karakter lahan sawah dan status penguasaan ruang. Penggunaan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografi (SIG) potensial mengatasi kendala teknis identifikasi lokasi lahan pertanian potensial.  Usulan diberikan untuk melindungi lahan sawah secara operasional sehingga lahan sawah dapat diselamatkan seperti diamanahkan perundangan (ingin melihat atau mengunduh file lengkap)

Kata kunci:  perlindungan lahan pangan, sawah, pola ruang, model spasial

Comments are closed.