A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.

Pengembangan Sistem Basis Data Infrastruktur Kualitas Air Sungai Studi kasus Sungai Ciliwung, Cisadane dan Citarum

Oleh: Baba Barus, Suriadarma Tarigan, Rahmi Fajarini, Rani Yudarwati, Reni Kusumo, dan Agi Marstaningsih (Kerjasama antara Kementrian Lingkungan Hidup dan P4W, LPPM, IPB, tahun 2008)

Ringkasan

Kementrian Lingkungan Hidup secara rutin melakukan pengelolaan sungai khususnya terkait dengan kualitas air di sejumlah sungai utama di Indonesia. Data sungai dan kualitas beberapa sungai utama tersebut sudah dikumpulkan secara reguler dan dipantau. Dari keberadaan data tersebut maka KLH membuat berbagai program yang bersifat percontohan atau mendorong pengelolaan sungai di Indonesia.  Untuk memudahkan tujuan tersebut maka diperlukan data dan prototipe sistem database sungai, yang akan dikembangkan dan diimplementasikan dalam ruang lingkup lebih luas.

Kegiatan ini dilakukan pada 3 (tiga) sungai utama di Jabodetabek, yaitu Sungai Cisadane, Ciliwung dan Citarum, dengan fokus di Sungai Ciliwung, pada Juni – Oktober 2008.  Data yang dipakai adalah data RBI,  data segmen sungai KLH, dan data primer terkait dengan kondisi sungai di lokasi tertentu pada orde tertentu.  Data sungai yang dibuat terutama adalah data ordo sungai, nama, titik pantau dan kondisi lingkungan di titik pantau dan kondisi lingkungan lain. Data ini selanjutnya disusun dalam sistem database berbasis perangkat lunak publik.

Hasil kegiatan ini adalah data spasial 3 sungai, yang dibuat dalam format data non-topologi (format shp) dan prototipe sistem database sungai untuk kualitas air berbasis perangkat lunak Postgress dan Post GIS.  Bentuk data sungai utama dibuat dalam dengan sifat utama adalah ordo dengan berbagai sifatnya antara lain lebar, yang semuanya dibuat dalam segmen tertentu. Pada lokasi tertentu dibuat data tentang kualitas air, dan kondisi lingkungannya. Sistem database dibuat sehingga manjadi sistem informasi yang memudahkan pengguna. Beberapa proses pencarian data dibuat bersifat standar, dan   pedoman membuat kueri yang lebih lanjut. Pencarian sederhana dan sudah dibuat otomatis antara lain : penarian ordo dan nama sungai, kualitas air yang ada, dll atau proses pergeseran lokasi atau perubahan skala. Pencarian yang lebih kompleks antara lain data sungai dengan ordo dikaitkan dengan jarak atau kondisi lingkungannya.  Berbagai proses pencarian dan pengembangan dapat dilakukan jika pengguna memahami kapasitas perangkat lunak yang dipakai.

Kata kunci: Kualitas sungai, database sungai, ordo sungai, perangkat lunak publik, titik pantau segmen

Comments are closed.