A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.

KAWASAN LINDUNG DI DAERAH RAWA BUKAN DI PINGGIR SUNGAI ! STUDI KASUS: IDENTIFIKASI KANTONG AIR DENGAN CITRA SATELIT RESOLUSI TINGGI.

B. Barus 1,2, La Ode S Iman1, dan Reni K2

1 P4W, Institut Pertanian Bogor. Jalan Pajajaran, Bogor 16143

2 Depertemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, IPB. Jalan Meranti, Bogor 16680.

 Abstrak

Dalam peraturan perundangan penyusunan rencana tata ruang, daerah sempadan sungai merupakan daerah yang ditetapkan sebagai daerah kawasan lindung sesuai UU No 26 tahun 2007. Peraturan ini tidak sesuai jika diterapkan di kawasan rawa, seperti kota Banjarmasin, dimana daerah yang dianggap rawan bencana khususnya banjir sebenarnya terletak di daerah rawa belakang sungai (backswamp), yang secara rutin merupakan daerah genangan pada saat pasang ataupun ada kejadian curah hujan tinggi, karena secara geomorfologi akan terletak lebih rendah dan bertekstur halus. Daerah yang teridentifikasi sebagai kantong, secara umum berada pada daerah rawa belakang terhadap posisi sungai. Kota Banjarmasin sebagai kawasan perkotaan, terletak pada dua sungai besar, Kapuas dan Martapura dengan karakterisitik ekologi yang khas. Melalui pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis. Kajian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran perencanaan kota yang sesuai dengan daya dukung lingkungan sesuai dengan karakteristik ekologi sebagai region dengan dominan sebagai fungsi lindung dan konservasi.

Kata kunci : Kantong air, rawa belakang, sungai, tata ruang, citra satelit, kawasan lindung, Banjarmasin  

Comments are closed.